0 Comment
Kisah Humor, Akibat Kurang Sabar, Slamet Nekat Aniaya Seorang Nenek!
via cerita humor terbaru


andumhumor.com - Di sebuah ruang persidangan, tampak seorang pemuda cukup tampan yang sedang duduk di kursi pesakitan, sebut saja namanya Slamet. Hari ini dia akan disidang karena telah melakukan tindah kekerasan terhadap seorang nenek di dalam kereta api. Tampak hakim juga telah bersiap memberikan beberapa pertanyaan kepada Slamet terkait peristiwa tersebut.
"Saudara Slamet, kenapa Anda sampai tega melakukan tindak kekerasan terhadap seorang nenek di dalam kereta api ?", tanya Pak Hakim kepada Slamet.

Dengan penuh keyakinan, Slamet pun memberikan jawabannya secara rinci. Slamet adalah seorang lelaki setengah baya yang berasal dari Surabaya yang sedang bekerja di Jakarta. "Tahun baru ini, saya mendapatkan jatah cuti cukup lama dari perusahaan, sehingga saya pun memutuskan untuk pulang kampung. Karena ingin menikmati pemandangan selama perjalanan namun juga tak ingin merasakan macet, saya pun coba naik kereta api. Sebenarnya saya ingin mencoba jalan tol baru yang telah diresmikan presiden Jokowi, namun kan saya sampai sekarang belum memiliki mobil. Maka berangkatlah ia dari stasiun kereta api Jakarta", jawab Slamet kepada Pak Hakim.

Lanjut Slamet, "selama perjalanan menuju ke Surabaya, saya duduk bersebelahan dengan nenek tersebut. Di stasiun pertama, petugas menanyakan tiket saya, begitu juga dengan tiket si nenek. Nenek itu kemudian mengeluarkan tas besarnya, kemudian ia mengeluarkan sebuah tas kecil dari dalam tas besarnya. Dari dalam tas kecil tadi, nenek itu kembali mengeluarkan sebuah tas lebih kecil lagi. Dari dalam tas kecil tersebut, nenek mengeluarkan sebuah dompet tangan. Dari dalam dompet tangan tersebut nenek kemudian mengeluarkan dompet lebih kecil lagi. Dari dompet paling kecil tadi baru kemudian tiket tersebut dikeluarkan untuk kemudian diberikan kepada petugas tiket", begitu penjelasan pertama Slamet.

Masih menjelaskan kepada Pak Hakim, Slamet pun kembali berkata ,"Kemudian pada Stasiun kedua, petugas tiket kemabali menanyakan tiket saya. Saya pun memberikan tiket saya kepada petugas untuk diperiksa. Petugas pun meminta tiket kepada nenek tadi. Nenek itu kemudian mengeluarkan tas besarnya, kemudian ia mengeluarkan sebuah tas kecil dari dalam tas besarnya. Dari dalam tas kecil tadi, nenek itu kembali mengeluarkan sebuah tas lebih kecil lagi. Dari dalam tas kecil tersebut, nenek mengeluarkan sebuah dompet tangan. Dari dalam dompet tangan tersebut nenek kemudian mengeluarkan dompet lebih kecil lagi. Dari dompet paling kecil tadi baru kemudian tiket tersebut dikeluarkan untuk kemudian diberikan kepada petugas tiket", kata Slamet lagi.

"Kemudian pada Stasun ketiga, petugas kembali menanyakan tiket pada nenek tersebut. Nenek tersebut kemudian mengeluarkan tas tas besarnya..", belum selesai Slamet menjelaskan lagi, perkataanya langsung dipotong oleh Pak Hakim. "Dok, dok, dok, saudara Slamet, tolong Anda jangan main-main ya, kita sedang dalam persidangan", kata Pak Hakim sambil mengetuk palunya.

Dengan santainya Slamet berkata, "Tuh kan, ini baru sampai stasiun ketiga Bapak sudah sewot dan nggak sabar, saya dari Jakarta sampai Surabaya Pak!"

Duh, Slamet kasihan banget deh. Yang sabar ya. [arif/andumhumor.com]
Nikmati juga cerita humor seru dan terbaru lainnya ya : Tak Disangka, Inilah Yang Dilakukan IStri Jika Suami Marah

Posting Komentar Blogger

 
Top