Humor Gus Dur, Yang Memilih Yang Gila

0 Comment
Humor Gus Dur, Yang Memilih Yang Gila
via humor gus dur


andumhumor.com - Konon kabarnya, guyonan mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur selalu ditunggu-tunggu oleh banyak kalangan, termasuk presiden hingga pejabat dari berbagai negara.
Pernah suatu ketika, Gus Dur membuat tertawa Raja Saudi yang dikenal sangat serius dan hampir tidak pernah tertawa. Oleh Kiai Mustofa Bisri (Gus Mus), momentum tersebut dinilai sangat bersejarah bagi rakyat Negeri Kaya Minyak. "Lho, kenapa?" tanya Gus Dur. "Sebab sampeyan sudah membuat Raja ketawa sampai giginya kelihatan. Baru kali ini rakyat Saudi melihat gigi rajanya" jawab Gus Mus yang disambut gelak tawa Gus Dur.

Melekatnya predikat humoris pada Presiden RI keempat itu pun sempat membuat presiden Kuba saat itu, Fidel Alejandro Castro Ruz penasaran. Pada suatu kesempatan mereka pun akhirnya bisa bertemu.

Seperti yang diceritakan oleh mantan Kepala Protokol Istana Presiden Wahyu Muryadi pada sebuah tayangan televisi, Fidel Castro bertanya kepada Gus Dur mengenai guyonan terbarunya. Gus Dur pun menjawab dengan santainya, "di Indonesia itu terkenal dengan fenomena 'gila'".

Rupanya jawaban Gus Dur itu membuat Fidel Castro kaget. Ia pun menyimak pernyataan baik-baik tersebut. "Presiden pertama dikenal dengan gila wanita. Presiden kedua dikenal dengan gila harta. Lalu, presiden ketiga dikenal gila teknologi," tutur Gus Dur yang kemudian terdiam sejenak. Fidel Castro pun semakin serius mendengarkan lanjutan cerita yang disampaikan oleh Gus Dur. Ia pun perlahan melanjutkan ceriatnya, "kemudian, kalau presiden yang keempat, ya yang milih itu yang gila," celetuk Gus Dur.

Tak disangka, celetukan Gus Dur tersebut mampu memecah suasana serius tadi. Fidel Castro pun diceritakan terpingkal pingkal mendengar dagelan tersebut.

Duh, Gus Dur memang paling bisa deh. [arif/andumhumor.com]
Nikmati juga cerita humor seru dan terbaru lainnya ya : Humor Gusdur : Obrolan Para Presiden, Sudah Sampai Tanah Abang!

Post a Comment Blogger

 
Top