Yang Jual Telor Masih Ke Belakang

Yang Jual Telor Masih Ke Belakang
Yang Jual Telor Masih Kebelakang

Slamet kali ini belanja telor ke sebuah pasar tradisional.

Slamet: "Mas, telornya berapa sekilo?"

Penjual : "Telor ayam atau telor bebek?"

Slamet: "Telor ayam."

Penjual : "Telor ayam biasa atau ayam kampung?"

Slamet: "Ayam biasa."

Penjual: "Yang lokal atau yang import?"

Slamet: "Yang lokal aja."

Penjual : "Yang lokalnya mau yang dari Jakarta, Bogor atau Depok?"

Slamet: "Yang Jakarta deh…" (Sambil terlihat kesal).

Penjual : "Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?"

Slamet: "Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan sih ?"

Penjual : "Maaf Mas, saya penjual burung di sebelah. Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng."
Kamu juga bisa membaca humor sebelumnya : Yang Jelas Sih Ini Ahmad Albar