Falsafah Indah, Hakekat Rejeki

Diposting oleh

Yang ini dibaca juga dong


Falsafah Indah, Hakekat Rejeki


Semua hanya tampak yang kulihat saja


Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat, ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa sedikit pun berkeluh kesah
Aku melihat hidup teman-temanku tak ada duka dan kepedihan, ternyata ia hanya pandai menutupi semua duka dengan mensyukuri
Aku melihat hidup saudaraku tenang tanpa ujian, ternyata ia begitu menikmati badai ujian dalam kehidupannya
Aku melihat hidup sahabatku begitu sempurna, ternyata ia hanya berbahagia "menjadi apa adanya"
Aku melihat hidup tetanggaku beruntung, ternyata ia selalu tunduk pada Allah untuk bergantung

Maka aku merasa tidak perlu iri hati dengan rejeki orang lain
Mungkin aku tak tahu dimana rejekiku, tapi rejekiku tahu dimana diriku

Rejeki Sudah Ada Bersamaku Sejak Aku dalam Kandungan


Rejeki Sudah Ada Bersamaku Sejak Aku dalam Kandungan
Dari lautan biru, bumi dan gunung, Tuhan telah memerintahkannya menuju kepadaku
Tuhan yang Maha pengasih menjamin rejekiku, sejak 9 bulan 10 hari aku dalam kandungan ibuku
Amatlah keliru bila berkeyakinan rejeki dimaknai dari hasil bekerja
Karena bekerja adalah ibadah, sedang rejeki itu urusan-Nya
Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang dijamin-Nya, adalah kekeliruan berganda
Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji, yang mungkin esok akan ditinggal mati
Mereka lupa bahwa hakekat rejeki bukan apa yang tertulis dalam angka, tapi apa yang telah dinikmatinya

Hakekat Rejeki


Rejeki tak selalu terletak pada pekerjaan kita, sang Pencipta menaruh berkat sekehendak-Nya
Ikhtiar itu perbuatan, sedang rejeki itu kejutan
Dan yang tidak boleh dilupakan, tiap hakekat rejeki akan ditanya kelak,
"Darimana dan digunakan untuk apa" Karena rejeki hanyalah "Hak Pakai", bukan "Hak Milik"

#Semoga Bermanfaat

loading...

loading...
Belum puas juga ketawanya? Berlangganan aja disini..
Youtube Channel | Facebook Fans Page | Google Plus | Instagram | Google Playstore

Email dirahasiakan.



Andum humor,berisi humor-humor dan cerita absurb yang dikumpulkan oleh penulis (dalam hal ini saya), baik dari media online ataupun media offline. Penulis sendiri tidak bisa ngelawak,karena membela kebenaran adalah tugas dari pahlawan bertopeng. Andumhumor Silahkan kirim email untuk update humornya

16.40

0 komentar:

Posting Komentar