0 Comment
Dia Istri Saya,Pak

Menyambut kedatangan seorang Pejabat Tinggi Pemerintah Pusat ke Kabupaten yang dipimpinnya, Lurah Bejo menyuguhkan hiburan dalam akhir acara kunjungan pejabat tersebut dengan penampilan tari-tarian tradisional dan beberapa penyanyi solo.

Seusai penampilan tari-tarian, maka selanjutnya para penyanyi lokal unjuk kebolehan.
Penyanyi pertama, seorang perempuan muda, cantik, tapi suaranya pas-pasan, sehingga setelah tampil kurang-lebih hanya 50% hadirin yang bertepuk-tangan.

Dilanjutkan dengan penampilan penyanyi kedua, berusia kurang lebih 30 tahunan, berwajah biasa saja, namun suaranya yang ia tampilkan sangatlah bagus,
sehingga setelah tampil, kurang lebih 65% hadirin yang bertepuk-tangan.

Menjelang akhir acara hiburan, penyanyi ketiga muncul, wajahnya jauh dari cantik, bertubuh gembrot, dan bersuara acak-acakan (musik kemana, suara kemana),
tapi ternyata hampir seluruh hadirin (100%) hadirin bertepuk tangan, bahkan beberapa orang terlihat memberikan standing applause untuknya.

Pejabat pusat yang merasakan ada keanehan dan kejanggalan dari penampilan penyanyi terakhir itu, berbisik kepada Bupati Bejo
"Pak Lurah, saya nggak habis pikir dari tadi, kok penampilan penyanyi terakhir yang suaranya buruk, fals pula, tubuhnya gembrot serta berwajah jelek,
tapi hampir semua penonton memberikan tepuk-tangannya dengan meriah. Menurut saya ada yang aneh dan lucu di Wilayah yang Bapak pimpin ini, Pak Lurah?"

Lurah Bejo dengan malu-malu menjawab: *Iya pak, dia istri saya*
Kamu juga bisa membaca humor sebelumnya : Tapi Saya Sangat Suka Cara Berpikir Ibu

Posting Komentar Blogger

 
Top