Renungan Tahu

Diposting oleh

Yang ini dibaca juga dong


Renungan Tahu

Seorang tukang TAHU, setiap hari menjual dagangannya ke pasar.
Untuk sampai ke pasar, ia harus naik angkot langganannya. Dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah.

Setiap pagi ia selalu berdoa kepada Allah agar dagangannya laris.

Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari.
Dagangannya selalu saja laris manis

Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya utk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba-tiba ia terpeleset kecemplung sawah
Semua dagangannya jatuh ke sawah, hancur berantakan!
Jangankan untung, modal pun buntung!
Mengeluh ia kepada Allah, bahkan "menyalahkan" Allah, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia selalu berdoa setiap pagi.

Akhirnya ia pun pulang tidak jadi berdagang

Tapi dua jam kemudian ia mendengar kabar, bahwa angkot langganannya yg setiap hari ia naiki, pagi itu jatuh ke dalam jurang.

Semua penumpangnya tewas! Hanya ia satu-satunya calon penumpang yg selamat, "gara- gara" tahu nya jatuh ke sawah,

Sehingga ia tidak jadi berdagang dan membawa pulang tahu-tahunya yang sudah rusak tadi

Sorenya ada seorang peternak bebek mencari dia dan hendak membeli tahu untuk makanan bebek namun anehnya peternak bebek itu mencari tahu yg rusak/hancur karena hanya untuk campuran makanan bebek saja

Spontan bapak itu menagis bahagia karena tahunya yang sudah rusak dibeli semua oleh peternak bebek itu

Sahabatku...
Doa tidak harus dikabulkan sesuai permintaan, tapi terkadang diganti oleh Allah dengan sesuatu yg jauh lebih baik daripada yg diminta.
Allah Maha Tahu kebutuhan kita, dibandingkan diri kita sendiri

Karena itu, janganlah jemu berdoa, juga jangan menggerutu, apalagi mengutuk!

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang manusia tidak mengetahui"


Jika Allah menjawab doa kita, Ia sedang menambahkan iman kita. Jika Ia menundanya, Allah sedang menambahkan kesabaran kita. Jika Ia tidak menjawab doa kita, Ia sedang mempersiapkan yang terbaik untuk kita.

Aamiin.

Mari sahabat kita awali segala aktivitas dengan nama Allah untuk niat ibadah bekal pulang kita ke kampung abadi.

loading...

loading...
Belum puas juga ketawanya? Berlangganan aja disini..
Youtube Channel | Facebook Fans Page | Google Plus | Instagram | Google Playstore

Email dirahasiakan.



Humor diatas: Renungan Tahu

Andum humor,berisi humor-humor dan cerita absurb yang dikumpulkan oleh penulis (dalam hal ini saya), baik dari media online ataupun media offline. Penulis sendiri tidak bisa ngelawak,karena membela kebenaran adalah tugas dari pahlawan bertopeng. Andumhumor Silahkan kirim email untuk update humornya

22.37

0 komentar:

Posting Komentar