0 Comment
Pohon Itu Dulu Tingginya Baru 3 Meter

Slamet, seorang eksekutif muda sangat keranjingan olahraga golf. Ketia Ia sedang bermain menjelang sore, waktu bermainnya tinggal beberapa jam saja.

Kemudian dia berpikir jika dia bergegas dan bermain dengan sangat cepat, dirinya bisa menyelesaikannya di sembilan lubang sebelum petang.

Pada saat ia akan memukul, seorang pria tua, sebut saja Pak Bedjo mendekati dia.
"apakah Saya dapat menemani Anda bermain daripada Anda sendirian?, tanya Pak Bedjo.

Karena tidak enak untuk menolak, Slamet membiarkan Pak Bedjo untuk bergabung bermain dengannya.

Slamet terkejut karena ternyata Pak Bedjo bermain cukup cepat dan sepertinya sudah sangat ahli.

Pak Bedjo tidak memukul bola jauh, namun dengan konsisten dan tidak membuang-buang banyak waktu.

Akhirnya, mereka mencapai fairway 9 dan Slamet harus memukul dengan keras. Namun ada sebuah pohon kepala yang besar tepat di depan bolanya.

Pak bedjo itu kemudian berkata, "Kau tahu, ketika saya masih seusia Anda, saya memukul bola tepat di atas pohon itu."

Merasa tertantang, Slamet berusaha memukul bola dengan keras ke atas pohon tersebut.

Bola tersebut melayang mengenai batang pohon dan memantul kembali ke posisi bola sebelum dipukul tadi.

Pak Bedjo kemudian berkata lagi, "Tentu saja, ketika saya masih seusia Anda pohon kelapa itu baru tiga meter tingginya"
Kamu juga bisa membaca humor sebelumnya : Lu Yang Bego, Nabrak Aja Kagak Bisa

Posting Komentar Blogger

 
Top